Sejak zaman perjuangan
kemerdekaan bangsa Indonesia, kaum pemuda telah menempati peran penting dalam
kehidupan bernegara. Terlebih sejak lahirnya ikrar Sumpah Pemuda pada tanggal
28 Oktober 1928, yang ada berkat gerakan kreatif kaum pemuda Indonesia masa itu
yang menjadikannya sebagai bukti otentik lahirnya bangsa Indonesia, kedudukan
kaum pemuda dalam kehidupan bernegara pun semakin terlihat. Tak hanya sampai di
situ, prestasi-prestasi yang ditorehkan para pemuda Indonesia untuk negeri
pertiwi, yang seringkali mengantarkan Indonesia ke jenjang internasional untuk
bersaing secara global dan lebih dikenal oleh dunia, juga dapat menjadi salah
satu bukti peran aktif dan kreatif pemuda Indonesia di kehidupan bernegara.
Welcome ...
Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts
Saturday, August 3, 2013
Sunday, February 10, 2013
Hakuna matata, Aal izz well :)
HAKUNA
MATATA
Hakuna
matata. Siapa yang belum pernah dengar kalimat singkat penuh makna ini? Buat yang
pernah nonton film Lion King pasti
tau dong.
Label:
Hanya menulis,
Opini
Friday, January 25, 2013
DEMONSTRASI (BUKAN) DEMI DEMOKRASI
Demonstrasi
bukanlah suatu kata asing bagi warga Indonesia. Demonstrasi bukan pula suatu
momen yang aneh. Sudah sejak dahulu rakyat Indonesia mengenal demonstrasi.
Terutama sejak masa pemerintahan presiden Soeharto hingga kini. Mulai dari
kalangan mahasiswa, buruh, hingga rakyat biasa tidak ragu untuk melakukan
demonstrasi. Seperti layaknya kebudayaan asli di Indonesia, demonstrasi sudah
menjadi kebudayaan baru bagi masyarakat Indonesia.
Di
era reformasi ini, yaitu setelah turunnya Soeharto dari jabatannya sebagai
presiden, seluruh rakyat Indonesia di bidang hukum memiliki hak yang sama.
Mereka memiliki kebebasan dalam mengemukakan pendapat mereka terhadap sistem
pemerintahan di negeri ini. Pemerintahan dari rakyat untuk rakyat benar-benar
diterapkan di era ini. Rakyat, melalui wakil-wakilnya dari setiap daerah, dapat
ikut mengatur sistem pemerintahan di Indonesia. Kebebasan rakyat dalam
mengemukakan pendapat memang telah tercantum dalam undang-undang dasar negara RI.
Hal tersebut dapat dilihat praktiknya, salah satunya, dalam kegiatan pemilihan
umum. Kegiatan pemilu tersebut membuktikan bahwa rakyat diberi kebebasan untuk
memilih secara langsung sesuai hati nurani pemimpin yang akan memimpin negara
Indonesia.
Monday, January 21, 2013
HIDUP (NYAMAN) DI TENGAH GELIMANG SAMPAH
Indonesia,
baik di mata warga Indonesia sendiri maupun mancanegara, dikenal sebagai negara
yang besar. Indonesia memiliki wilayah yang luas yang sebagian besar wilayahnya
berupa lautan. Berada di daerah tropis merupakan suatu keuntungan bagi
Indonesia. Segala jenis tanaman dapat tumbuh subur, seperti dalam sebuah lirik
lagu, tanah Indonesia disebut ‘tanah surga’. Selain itu, karena berada di
daerah tropis masyarakat Indonesia dapat melihat matahari terbit setiap hari,
tidak seperti negara lainnya. Mungkin hal itulah yang menarik warga mancanegara
untuk datang ke Indonesia. Selain itu, alasan lain mereka datang ke Indonesia
mungkin juga karena indah dan beranekaragamnya kenampakan alam yang terdapat di
Indonesia.
Namun
sangat disayangkan. Keindahan yang terdapat di bumi Indonesia harus tercemar
dengan sampah yang berceceran di mana-mana. Memang, sebagai negara yang besar,
Indonesia memiliki penduduk yang jumlahnya cukup besar. Penduduk Indonesia
tersebar dari Sabang sampai Merauke, baik di pedesaan maupun perkotaan. Dengan
jumlah yang banyak itu, otomatis barang yang dikonsumsi di Indonesia juga
banyak. Terlebih masyarakat Indonesia terkenal sebagai masyarakat konsumtif.
Dengan begitu, barang yang dikonsumsi pun semakin bertambah. Lalu apakah ada
hubungan antara banyaknya jumlah barang yang dikonsumsi masyarakat dengan
lingkungan?
Subscribe to:
Posts (Atom)
